ATTENTION!!!!

Di Mohon Untuk Tidak meng-COPAS tulisan di blog ini!!!
Tapi,
Bagi yang ingin mengambil tulisan di Blog ini, harap menyertakan LINK HIDUP di bawah postingan yang kalian ambil dari Blog ini!!!
Baik itu nantinya postingannya akan kalian ubah ataupun kalian rapikan.
Tolong hargai penulis dan sesama blogger...
Gomawo^^

Rabu, 02 Mei 2012

[Sinopsis] Operation Proposal Episode 14

Episode 14 : It Hurt A Lot Because of You, but I was Happy More


Yi Seul sedang mengenakan gaun pengantinnya. Ia terlihat cantik dan bahagia. Jin Won menunggu di luar. Yi Seul keluar dari ruang ganti, Jin Won tersenyum melihatnya. Yi Seul berkata akhirnya mereka menikah. Jin Won memegang dadanya dan berkata ia masih tak percaya kalau mereka akan menikah.

Yi Seul menuju jendela dan memandang keluar. Ia bertanya pada Jin Won : Pelatih, kenapa kau tak pernah bertanya padaku? Siapa yang aku temui saat natal. Untuk siapa aku menulis surat saat kelulusan. kenapa aku menangis saat di pulau Jeju. Kenapa kau tak pernah bertanya padaku?
Jin Won menjawab : Karena aku tak ingin tahu. Apa yang penting bagiku adalah saat ini. Yi Seul yang melalui hari dengan sulit saat tak bisa menyampaikan surat, Yi Seul yang berlari saat malam natal tanpa menyelesaikan surat lamaran dan Yi Seul yang menangis di pulau Jeju sampai matanya bengkak. Kau menjadi dirimu sekarang karena kau berfikir keras saat itu. aku puas dengan hal itu.

Yi Seul tersenyum. Jin Won mendekat dan memegang bahunya. Yang terpenting adalah sekarang. aku berharap aku menjadi orang yang paling tahu mengenai dirimu mulai dari sekarang.
Yi Seul tersenyum. Jin Won juga tersenyum, lalu ia akan mencium Yi Seul, tapi ponselnya berbunyi.

Chae Ri berada di lapangan baseball. Ia mengingat kenangannya saat menjadi tim cheerleaders dulu. Saat ia akan pergi, ponselnya terjatu. Ia mengambilnya dan kebetulan ia melihat sesuatu di bangku penonton. Apa itu? cincin. Chae Ri melihatnya dengan teliti dan terkejut. Itu cincin milik Baek Ho dulu^^, pasti ada namanya dan Yi Seul disana.

Kembali ke adegan Episode 13, Yi Seul sedang membuat foto pernikahan. Chan Wook menjadi fotografernya. Baek Ho ada dibelakang Chan Wook, sedang menyaksikan keceriaan Yi Seul dengan 1000 pikiran lain diotaknya. Ia ingat kata-kata konduktor malamnya.

Baek Ho bangkit dan menarik tangan Yi Seul. Ia berkata pada Chan Wook untuk meminjamkan Yi Seul sebentar (emang barang?). yi Seul terkejut. Chan Wook akhirnya melemparkan kunci mobilnya. Baek Ho tanpa buang-buang waktu segera membawa Yi Seul keluar. Chan Wook masih didalam dan melihat foto Jin Won di kameranya. Ia berkata maaf.

Baek Ho menarik Yi Seul keluar dan Baek Ho menyuruh Yi Seul segera masuk dalam mobil.

Chae Ri tiba di tempat di mana Yi Seul tadi menyiapkan foto pernikahan. Ia bertanya pada Tae Nam dimana Yi Seul. Tae Nam menjawab ia tak tahu, bahkan Baek Ho tak terlihat. Chan Wook diam saja. Chae Ri bertanya lagi di mana Jin Won. Chan Wook menjawab Jin Won sedgn pergi selama 2 jam. Ia juga berkata Yi Seul mungkin pergi karena merasa bosan. Tae Nam lalu bertanya pada Chae Ri apakah dia mau mengambil beberapa foto mumpung mereka sudah ada disana. Chae Ri dengan wajah sedih dan khawatir berkata kalau ia sedang tak mood melakukan itu, ia sedang memikirkan hal yang sangat penting.

Baek Ho dan Yi Seul tiba disebuah sekolah dasar. Baek Ho turun dari mobil dan masuk ke dalam ruangan sekolah. Yi Seul masih bingung dan bertanya mengapa Baek Ho membawanya kesana tiba-tiba. Mereka masuk ke ruangan kelas. Kali ini wajah mereka terlihat ceria. Itu adalah ruang kelas tempat mereka pertama bertemu. Yi Seul melihat tulisan di dinding, dan berkata kalau gambar anak itu bahkan lebih bagus dari milik Baek Ho. Mereka tertawa bersama.


Baek Ho dan Yi Seul duduk di bangku kelas itu, di mana mereka pertama kali bertemu dulu. Yi Seul berkata mungkin mereka tak akan pernah bertemu jika dia tak di transfer ke sekolah itu. Baek Ho berkata mungkin ia dan Yi Seul tak akan saling mengenal jikan Yi Seul tidak masuk ke kelasnya. Yi Seul menambahkan mungkin mereka tak akan menjadi dekat jika dia tak duduk di bangku sebelah Baek Ho. Mereka tampak bahagia mengenang masa lalu, namun lagi-lagi Baek Ho membuat ulah dengan berkata kalau mungkin hidupnya akan bahagia bila tak bertemu Yi Seul. Yi Seul marah dan memukulnya^^.

Mereka lalu ke lapangan sekolah. Ada anak-anak yang bermain sepeda. Baek Ho dan Yi Seul meminjam sepeda mereka dan bermain sepeda bersama. Baek Ho dalam hatinya berkata : Yi Seul, apa yang akan terjadi pada kita sekarang? Apakah perjalanan kecil ini akan menjadi kenangan kita?


Baek Ho membawa Yi Seul kesuatu tempat (aku nggak tahu namanya apa, seperti nantinya kita bisa naik di sana dengan menggunakan tali, untuk tempat olahraga). Baek Ho menunjukkan tulisan di sana ‘Kang Baek Ho-Ham Yi Seul. Yi Seul berkata pasti Baek Ho yang menulisnya, ia malu dan ingin menghapusnya, tapi Baek Ho menghentikannya. Mereka lalu mengambil gambar dengan ponsel^^.


“Aku tak tahu apapun sekarang. Aku tak punya keyakinan. Tapi satu yang pasti, bahkan pada saat ini, Kau menyukaimu. Tak peduli seberapa jauh aku darimu, perasaan ini tak akan pernah berubah. Kau selalu nomor 1 bagiku”.

Baek Ho mengembalikan sepeda itu pada anak kecil. Yi Seul yang duduk di bangku memperhatikannya. Yi Seul ingat kenangannya. Saat Baek Ho kecil sedang belajar naik sepeda, Yi Seul kecil melihatnya dan tersenyum melihat kegigihan Baek Ho kecil.


Baek Ho kembali dan duduk disamping Yi Seul yang sedang tertawa. Baek Ho bertanya apa lagi? Yi Seul berkata kalau Baek Ho memang selalu lucu, saat lompat tali, naik kuda, spinning pencil dan bersepeda, kau buruk dalam hal itu, tapi selalu latihan saat tak ada orang. Kau tak menyerah sebelum bisa. Tapi didepanku, aku selalu menunjukkan kalau kau baik dalam hal itu. Mereka tertawa. Baek Ho bertanya kapan?
Yi Seul berkata, Tapi karena itulah aku menyukaimu. Aku selalu menyerah duluan dan berkata aku hanya menyakiti diri sendiri melakukannya. Tapi kau tak pernah menyerah. Aku rasa aku suka melihatmu karena itu.

Well, wajah Baek Ho kembali berubah. Ia merasa sedih. Ia ingat bagaimana ia mengatakan saat kecil kalau ia akan menjaga Yi Seul seumur hidupnya. Tapi kini? Baek Ho berkata dalam hati, ia mengatakan akan melindunginya saat kecil, tapi tak menepatinya setelah dewasa. Janji yang ia buat saat kecil sekarang hanya terasa seperti sebuah foto kenangan.

Mereka akan kembali ke mobil. Tapi Baek Ho berhenti dan bertanya apa Yi Seul tak punya sesuatu yang ingin ia rubah di hidupnya. Sesuatu seperti sebuah penyesalan atau semacamnya. Yi Seul bingung. Yi Seul bersandar di mobil dan berkata sejak kelulusan, kau tahu aku benci sekali menyadari bahwa aku dan kau adalah teman. Saat beberapa gadis bertanya padaku tentangmu atau menyuruhku memberikan surat padamu, Aku pikir aku akan seperti mereka jika aku bukan teman kecilmu. Baek Ho merasa tak enak. Yi Seul berkata kau merasa terkejut karena aku jujur?
Yi Seul berkata ia menyukai siapa dirinya sekarang. Dan berkata kalau ia merasa bahagia hari ini, terima kasih. Meskipun aku merasa sakit karenamu, namun aku lebih banyak meraskana kebahagiaan karenamu. Gomawo Baek Ho ya...

“Yi Seul hidup tanpa penyesalan. Kata-katanya yang menyilaukan membuatku terluka, orang yang hanya mencoba mengubah masa lalu. Apa yang aku pikirkan dalam perjalanan ini?”

Di Studio Foto Chan Wook terlihat khawatir. Apa lagi saat Jin Won datang menanyakan Yi Seul. Chan Wook berbohong dan berkata Yi Seul sedang pergi sebentar karena ada urusan. Kebetulan Yi Seul datang. Jin Won bertanya kemana saja Yi Seul. Chan Wook segera mendekati Yi Seul dan mulai mengoceh agar Yi Seul diam dan tidak mengatakan kalau ia pergi dengan Baek Ho. Ia menyeret Yi Seul untuk pemotretan selanjutnya.

Jin Won dan Yi Seul kembali berpose untuk foto pernikahan mereka. Chan Wook yang mengambil gambar. Baek Ho ada disana melihat keceriaan mereka dengan wajah pasrah. Kau kasihan sama Baek Ho T____T

Yi Seul di ruang rias saat Cahe Ri datang dengan wajah gelisah. Yi Seul bertanya kenapa Chae Ri berwajah seperti itu. Chae Ri berkata : Mungkin, satu-satunya temanku adalah kau, Yi Seul. Saat gadis lain cemburu padaku, membenciku dan salah paham padaku, kau selalu ada untukku, percaya padaku dan mengkhawatirkanku. Tapi, satu-satunya orang yang membuatku cemburu karena lebih bahagia dariku adalah kau. Aku sungguh ingin kau bahagia.
Yi Seul tersenyum dan berterima kasih. Ia bertanya apa Chae Ri akan meninggalkannya. Chae Ri menunjukkan wajah bimbang. Ia bingung dan berkata aku tak tahu apa aku harus mengatakannya atau tidak. Chae Ri terus mengatakna hal aneh hingga Yi Seul berkata sebenarnya apa yang ingin kau katakan. Akhirnya Chae Ri memutuskan mengeluarkan cincin Baek Ho.

Wew,, Chae Ri memberikan cincin itu pada Yi Seul. Wajah Yi Seul menunjukkan kalau ia sangat terkejut. Itu adalah cincin yang akan diberikan Baek Ho untuk Yi Seul. Tilisan dicincinnya adalah Baek Ho love Yi Seul.

Baek Ho masih diruangan itu. Ia mengambil sebuah kamera.
“Setiap aku kembali ke masa lalu, aku mendapatkan semua yang aku punya dari Yi Seul. Tapi aku tidak pernah memberikan apapun padanya di masa depan. Apa yang aku inginkan untuk di ubah bukan diriku di masa depan, tapi diriku di masa lalu”.

Yi Seul masih diruang rias memegang cincin milik Baek Ho.

Baek Ho menyalakan kamera untuk memotret otomatis. “Ok. Ada satu hal yang harus aku lakukan.”
SPLASH......

Happy Valentine’s Day~~!!!
Yeorobeun,,, annyeonghaseyo~~

Baek Ho sedang berlari menuju suatu tempat. Kali ini wajahnya menunjukkan kekhawatiran yang amat sangat dalam. Ada apa??? Ini bukan karena ia terlambat ke pesta pernikahan Yi Seul. Tapi...

Baek Ho tiba di tempat yang ia tuju. Ada karangan bunga. Ia mematung di pintu dan melihat beberapa orang memberi hormat dan disamping mereka ada foto Ham Yi Seul, sedang tersenyum, namun kali ini ada karangan bunga disampingnya. Ham Yi Seul meninggal. Baek Ho menangis seolah tak percaya dengan apa yang ia lihat. Kepalanya pusing. Ia berjalan gontai menuju tempat penghormatan.

Ayah Yi Seul dan Jin Won berdiri disana. Baek Ho berkata dalam hati ini adalah mimpi. Tapi itu adalah kenyataan. Ia berdiri didepan foto Yi seul dan berteriak : Ya! Ham Yi Seul. Berhentilah bercanda! Berhenti!!
Baek Ho menuju foto Yi Seul dan akan kehilangan kesadaran ingin mengambil foto itu, tapi Chan Wook dan Tae Nam menahannya. Baek Ho histeris, ia terjatuh lemas. Ibu dan Chae Ri datang. Ibu mendekati Baek Ho dan menangis. Baek Ho, Dapatkah kau percaya apa yang terjadi pada Yi Seul? Ibu menangis, Baek Ho juga. Jin Won menangis. Ayah terlihat lebih tegar, ia menahan tangisnya.

Di Gereja, Para keluarga dan kenalan berdoa untuk Yi Seul di depan peti jenazahnya. Baek Ho masih tak percaya, ia menutup matanya dan berkata : Yi Seul meninggal. Yi Seul sungguh meninggal?
Ia membuka matanya dan ingat Chan Wook menelponnya, menyuruhnya kerumah sakit karena Yi Seul kecelakaan. Yi Seul kecelakaan di Pusan. Ia mengalami koma. Itu terjadi beberapa hari sebelum pernikahan.


Baek Ho benar-benar terluka saat itu. Pikirannya dipenuhi dengan hal-hal yang membuatnya merasa bersalah. Setelah koma selama 5 hari, Yi Seul meninggal.
Disaat pendoaan Yi Seul, Baek Ho berlari meninggalkan yang lain.

Di Rumah Yi Seul, Baek Ho, Chan Wook, Chae Ri, Jin Won, Tae Nam dan Jin Ju berkumpul dengan ayah. Tak lama mereka mendengar suara ibu dari lantai dua memanggil nama Yi Seul. Ibu mulai hilang kesadaran, ia memanggil nama Yi Seul. Semuanya menuju kamar Yi Seul. Ibu duduk dekat baju pengantin Yi Seul dan mulai histeris membuat semuanya merasa sedi. Terutama Baek Ho.

Ayah juga terlihat sedih. Ia memeluk baju pengantin puterinya dan menangis.

Baek Ho mengeluarkan semua bola baseball miliknya. Ia mulai melempar ditempat biasa dan berteriak, datanglah, sekarang! Datanglah sekarang! Ia mencoba memanggil konduktor. Namun konduktor tak kunjung datang. Baek Ho berlutut di tanah dan berkata aku membutuhkanmu. Tapi konduktor tak juga menunjukkan dirinya.

Jin Won dikamarnya. Ia memandangi kaca dan berkata pada dirinya sendiri bahwa ia harus bangkit, jangan mengecewakan Yi Seul. Jin Won mandi, namun tangisnya mulai pecah saat mengingat kenangannya dengan Yi Seul dari awal bertemu sampai mereka mencoba gaun pernikahan. Jin Won tampak sangat terluka dan menangis histeris di kamar mandi.

Chae Ri sedang berjalan menuju sekolah SMA mereka dulu. Ia terkejut karena Tae Nam ada disana. Mereka mendapatkan sebuah pesan agar datang kesekolah itu. Baek Ho datang. Mereka bertanya apa Baek Ho yang mengirimi pesan. Baek Ho berkata bukan dia. Lalu Chan Wook datang dan berkata ia tahu kalau mereka nggak akan bisa tidur malam ini karena Yi Seul. Chan Wook lah pengirimnya. Tae Nam berkata apa yang akan mereka lakukan?

Mereka menggali kapsul waktu yang mereka tanam dulu. Masih ada. Dan sudah 10 tahun lebih. Tae Nam memasukkan bola home run pertamanya. Chan Wook memasukkan sebuah kaset. Chae Ri memasukkan sinsin pasangan dari seniornya. Baek Ho mengeluarkan miliknya. Itu adalah tulisan Yi Seul saat ia sedang patah tulang dulu. Chan Wook memberikan milik Yi Seul pada Baek Ho. Baek Ho membukanya. Itu adalah kupon film. Baek Ho mulai menangis. Ia membelakangi teman-temannya.

Chae Ri menemukan amplop lain di dalam kapsul waktu Yi Seul. Ia memberikannya pada Baek Ho, Chan Wook dan Tae Nam.
Untuk Tae Nam : Tae Nam, kau sudah menyukai chae ri lebih dari 10 tahun bukan? Kau tahu, kau adalah pria ter-Cool yang pernah kutemui.
Untuk Chae Ri : Chae Ri, tak ada pria yang lebih berbesar hati dibanding Tae Nam. Dia sudah mengikutimu selama 10 tahun, kenapa kau tak menerimanya?
Untuk Chan Wook : Chan Wook, Produser masa depan kita. Kau selalu diam-diam melindungi kami. Aku harap akan ada orang special yang akan melindungimu.

Tiba-Tiba Baek Hi berlari meninggalkan teman-temannya. Isi surat Yi Seul : Kang Baek Ho 10 tahun lagi. Kau bodoh. Apa kau tak tahu bagaimana perasaanku padamu? Baek Ho terus berlari dan berteriak histeris.

Jin Won sedang melihat cincin pernikahannya dengan sedih saat Baek Ho datang dan memanggilnya. Mereka bercerita. Jin Won berkata seorang artis dalam hidupnya meninggal, namun dunia tak berubah. Ia berkata ia tak mengerti kenapa kepergian Yi Seul begitus edih, ia masih tak percaya. 2 minggu sebelum pernikahan, Yi Seul bersikap aneh. Baek Ho terkejut. Jin Won melanjutkan itu sejak pemotretan. Yi Seul sering melamun dan jarang bicara. Dia bilang ingin bertemu seseorang, saat aku bertanya dia bilang itu rahasia. Saat hari hujan, aku tak tahu kenapa dia berangkat ke Pusan tanpa memberitahu siapapun. Jin Won kemudian minta maaf karena ia terlalu emosi. Ia berkata ia memanggil Baek Ho bukan untuk ini, ia ingin Baek Ho menemui keluarga Yi Seul karena ibu masih sangat lemah. Jika dia yang pergi, ia takut kalau keadaan ibu semakin buruk.

Di Rumah Yi Seul, Ibu mengeluarkan barang lama puterinya sepertis epatu dan foto. Ibu berkata Yi Seul lahir sebulan lebih muda, sehingga beratnya bahkan tidak sampai berat normal. Tapi dia tetap lucu. Baek Ho melihat Foto kecil Yi Seul. Ibu bertanya pada Baek Ho apa Baek Ho tahu apa yang dipilih Yi Seul saat ulang tahun pertamanya? Baek Ho berkata ia tak tahu, tapi kemudian ia menebak, bola baseball?
Ibu membenarkan dan berkata kalau Baek Ho tahu betul siapa Yi Seul. Ibu bertanya lagi mengenai Yi Seul yang menangis saat Folk Dance, karena Yi Seul pikir ia akan berpasangan dengan Baek Ho, tapi Baek Ho memilih yang lain dan itu adalah orang yang dibenci Yi Seul.

Saat ayah pulang, ia membawa ibu ke kamar untuk tidur. IA dan Baek Ho lalu minum berdua. Mereka membicarakan tentang Yi Seul dan Ibu Yi Seul. Ayah meminta Baek Ho tak melupakan Yi Seul sampai ibu meninggal. Hal itu kembali membuat Baek Ho sedih dan berkaca-kaca.

Baek Ho masuk ke kamar Yi Seul. Ia melihat disekeliling. Ia melihat bola yang pernah ia berikan pada Baekl Ho dan kenangan itu muncul. Ia juga melihat boneka yang ia berikan dan bertanya : Apa kau bodyguardnya? Kau harusnya menjaga Yi Seul untukku. Baek Ho marah-marah pada boneka itu. Ia menggenggam baju bonekanya dan merasakan sesuatu. Ia melihatnya dan itu adalah cincin miliknya. Baek Ho terkejut dan baru menyadari alasannya kembali ke masa lalu terakhir kali adalah untuk cincin itu, namun ia malah melupakannya.

Baek Ho mendekati meja Yi Seul dan membuka sebuah kotak. Ia melihat sebuah surat dan membacanya. Itu adalah surat cinta Yi Seul untuk Baek Ho. Baek Ho ingat kalau ia mendapatkan surat itu di hari pernikahan Yi Seul (Ep. 1). Baek Ho berkata dalam hati bahwa semuanya terjadi berawal dari surat itu. Jika ia tak kembali ke masa lalu dan tak bertemu konduktor, jika masa depan mereka tak berubah karena perjalanan waktu, Yi Seul akan menikah di hari yang telah direncanakan. Ia akan berbulan madu dan ia akan memiliki hari pernikahan yang indah.

“Itu semua adalah salahku. Karena obsesiku menginginkan Yi Seul kembali, keinginanku mengubah masa depan, aku tak bisa melakukan apapun pada akhirnya. Semuanya salahku. Akulah yang telah membunuh Yi Seul”. Baek Ho meninju kaca di kamar Yi Seul hingga pecah dan tangannya berdarah. Beak Ho mengambil surat Yi Seul dan memasukkannya ke sakunya.

Saat akan menutup kotak itu, ia membukanya kembali dan melihat Ponsel Yi Seul disana. Baek Ho mengambilnya dan menyalakan. Baek Ho ingat Jin Won mengatakan kalau 2 minggu sebelum pernikahan Yi Seul bersikap aneh.
Tombolnya terkunci. Ia mencoba membuka passwordnya dengan tanggal lahir Yi Seul, Tanggal lahir Jin Won, Ibu. Tapi tak bisa. Baek Ho hilang kesabaran dan melempar ponsel Yi Seul. Untungnya ponsel terlempar ke tempat tidur dan mengenai boneka.

Tapi kemudian ia menyadari sesuatu. Ulang tahunnya. Baek Ho mencobanya Dan,, terbuka!!!
Omo!!!
Baek Ho menangis. Sampai akhir, sebelum kematiannya, bahkan sebelum pernikahannya, Ia masih mengingat Baek Ho, masih menyukai Baek Ho!!

END

Comment :
Aku nggak bisa terllau banyak komen untuk kali ini. Satu yang pasti bahwa Baek Ho sekarang merasakan akibat dari dirinya yang ingin mengubah masa depannya. Hasilnya semua benar-benar berubah. Akankah ia diberi kesempatan lagi oleh konduktor?
Spoilernya adalah, tentu saja.
Aku sudah menonton ending drama ini, dan beberapa hal tebakanku benar. Namun endingnya memang jauh dari yang aku bayangkan. Heheheh



.

8 komentar:

  1. episode ini agak nyebelin deh, menurutku...,,tapi jadi penasaran gimana endingnya nanti...

    BalasHapus
  2. episodnya 15nya manaa ?? ^^

    BalasHapus
  3. dari awal sampe akhir si Baek Ho nasipny ngenes banget...

    BalasHapus
  4. eonnie kok ga dilanjutin lg?? penasaran nih ma kelanjutanyaa (^.^) tinggal 2 ep lg kn eon,fighting :D

    BalasHapus
  5. dtunggu kelanjutannya.. pnsaran bgt endingnya gmn.. Pleseee..

    BalasHapus
  6. DtngGu kelanjutannya eonni. :-D

    BalasHapus
  7. Oenni, Lanjutannya mana? Penasaran nih.

    BalasHapus
  8. Aq sebenarnya udah nonton tapi tetep ndak ngerti. Point yang ndak qmengerti :
    - Yi seul di epsd 15 itu jadi nikah ya sama ji won???
    - Kalo emang jadi nikah tapi koq malah mau balikan lg ma baek ho. Emangnya cerai atau gmn???

    BalasHapus

Setelah membaca harap berikan komentar anda tentang postingan ini^^
Maaf tak bisa selalu membalas komentar, tapi semua komentar yang masuk aku baca kok :)