ATTENTION!!!!

Di Mohon Untuk Tidak meng-COPAS tulisan di blog ini!!!
Tapi,
Bagi yang ingin mengambil tulisan di Blog ini, harap menyertakan LINK HIDUP di bawah postingan yang kalian ambil dari Blog ini!!!
Baik itu nantinya postingannya akan kalian ubah ataupun kalian rapikan.
Tolong hargai penulis dan sesama blogger...
Gomawo^^

Selasa, 31 Juli 2012

[Sinopsis] Don't Worry, I'm a Ghost Part. 1

Photobucket
Annyeong!!! Selagi menunggu 2 drama yang akan tayang, Arang and The Magistrate dan To The Beautiful You, aku memutuskan untuk membuat sinopsis KBS Drama Special yang dibintangi oleh Park Shin Hye, Don't Worry I'm A Ghost, yang pernah aku bahas sebelumnya. Sebenarnya ini bisa juga dibilang Movie, karena hanya 1 Episode, tapi tayangnya di KBS2TV, makanya namanya Drama Special.

Don't Worry, I Am A Ghost [part 1]
Photobucket
Sepasang kekasih sedang bertengkar di dalam mobil Sang perempuan ketakutan karena pacarnya tak bisa menyetir, sedangkan sang pacar menyuruhnya diam dan jangan berisik karena ia sedang konsentrasi. Si pria terlihat gugup dan ia menyetir lurus terus. Sang wanita menggerutu lagi, kalau tahu begini ia akan pulang jalan kaki saja. Saat sang pria membentaknya, sang pria menyadari ada seseorang yang berlari ke arah mobilnya. Ia kaget dan segera menginjak rem. Tapi naas, tubuh orang tadi tertabrak dan orang itu pingsan.


Mereka kaget dan keluar dari mobil. Pria yang tertabrak itu pingsan di jalan. Pria itu adalah Lee Moon Ki (Bong Tae Gyu)

Photobucket
Moon Ki terbangun di rumah sakit. Kepalanya terbentur. Dokter yang merawatnya mulai bertanya padanya dengan menunjukkan jari, dan Moon Ki bisa menjawab angka yang dimaksud. Tapi begitu bertanya usia, ia tak ingat. Dokter bertanya apa namanya itu, sambil menunjuk tempat tidur dan selimut. Moon Ki menjawab dengan benar. Tapi saat bertanya diman alamatnya, Moon KI tak ingat. Dokter menanyakan namanya, dan Moon Ki juga tak ingat.

Photobucket
Moon Ki menuju kantor polisi untuk mengecek identitasnya menggunakan sidik jari. Moon Ki ingat dokter mengatakan kemungkinan ia mengalami amnesia sebagian, dimana Moon Ki lupa siapa dirinya. Dokternya akan mencoba cara agar ingatan Moon Ki kembali.

Photobucket
Photobucket
Moon Ki masih dikantor polisi dan menunggu identifikasi sidik jarinya. Tiba-tiba ada sebuah suara : Lee Moon Ki. Moon Ki bingung dan melihat siapa yang memanggilnya. Seorang gadis cantik tersenyum disampingnya. Dia Kim Yeon Hwa (Park Shin Hye).
Yeon Hwa : Kau 32 tahun. Tidak memiliki keluarga. Alamatmu di Kui-Dong, Korea, Street 821, Gedung no. 3.
Moon Ki memandangi gadis itu dengan heran. Yeon Hwa hanya tersenyum.

Photobucket
Seorang petugas memanggil : Lee Mon Ki-sshi.
Moon Ki masih memandang Yeon Hwa sampai Yeon Hwa mengatakan kau yang dipanggil. Moon Ki bingung : Aku???
Petugas itu, So Hyun (Park Seo Yeon) mengatakan kalau namanya adalah Lee Moon Ki. Moon Ki mencoba mengucapkannya : Lee... Moon Ki.
Ia kaget dan bertanya sekali lagi pada So Hyun, Lee Moon Ki?? So Hyun mengiyakan. Moon Ki melihat kesampaingnya, tapi Yeon Hwa sudah tak ada disana. Moon Ki heran bagaimana Yeon hwa bisa tahu siapa dia.

Photobucket
So Hyun terus menjelaskan, usia, dan alamatnya tepat seperti yang dikatakan Yeon Hwa tadi. Moon Ki masih mencari-cari yeon Hwa dengan melihat kesekeliling, tapi ia tak menemukan Yeon Hwa. Saat so Hyun mengatakan alamatnya, Moon Ki mengikutinya (seperti yg dikatakan Yeon hwa padanya). Dan benar. So Hyun heran, Kau mengingatnya?

Photobucket
Moon Ki berdiri dan berkata : Kau lihat orang yang disebelahku?
So Hyun : Apa seharusnya ada orang di sana?
Moon Ki menjelaskan sambil menunjuk bangku disebelahnya : Tidak, Maksudku... maksudku disini... duduk seperti ini, persis seperti ini.
Moon Ki meniru gaya duduk yeon hwa tadi. Petugas bingung. Moon Ki melanjutkan : Dia baru saja duduk disini menatapku dengan matanya. Bicara dengan bahasa formal padaku.
Semua petugas melihat Moon Ki dengan pandangan heran, mungkin disangka orang gila kali ya.

Photobucket
Sementara itu Yeon Hwa ada diluar kantor polisi, memandangi Moon Ki dari kaca luar sambil tersenyum.

Photobucket
Moon Ki masuk ke rumahnya yang gelap. Ia menyalakan lampu. Rumahnya kecil, sedikit berantakan. Ia berkata pada dirinya sendiri, jadi aku tinggal disini?
Moon Ki melihat-lihat barang-barangnya, siapa tahu ada yang ia ingat. Tapi sepertinya ia frustasi karena lupa semuanya. Ia melepaskan perban di kepalanya (wkwkwkwk, ga ada goresan sedikit pun????).

Photobucket
Moon Ki akhirnya tertidur di sofa. Ia bermimpi tentang sesuatu. Di sebuah tempat yang gelap, ia melihat seseorang. Moon Ki berdiri berhadapan dengan orang itu. Siapa? Moon Ki memandanginya dan menyadari orang itu adalah dirinya 'yang lain'. Dirinya yang lain tersenyum padanya. Moon Ki terkejut dan terbangun.

Photobucket
Ia masih shock dengan mimpinya. Ia merasa pusing, saat akan bangun, ia dikejutkan dengan munculnya sesososk wajah wanita tepat di depan matanya. Dan lagi, wanita itu melayang di atasnya!



Itu Yeon Hwa yang tersenyum pada Moon Ki. Moon Ki kaget bukan main, ia bertanya : Apa aku bermimpi?
Yeon Hwa menggeleng. Moon Ki : Lalu...
Yeon Hwa dengan suara seram mengatakan : Aku hantu.
Moon Ki sepertinya tidak percaya : Oh, aku bermimpi...
Yeon Hwa memandang Moon Ki dengan kesal. Moon Ki malah berdoa, doa pengusir setan kali ya, hehhhe.
Yeon hwa kesal dan berkata : Sudah ku bilang ini bukan mimpi.
Moon Ki tak mau mendengarkan dan ia masih menutup matanya, sedikit ketakutan. Ia berdoa lagi : Hantunya menekanku...
Saat sudah tak ada suara, Moon Ki mencoba membuka matanya. Dan Yeon hwa sudah tak ada disana.

Photobucket
Moon Ki sedikit lega selama 2 detik. Lalu suara yeon hwa mengagetkannya : Apa begini kondisi rumah laki-laki? Manis sekali...
Moon Ki terkejut dan segera bangun, ia melihat Yeon hwa sudah berjalan di rumahnya melihat isi rumahnya.
Yeon Hwa melihat jemuran dan mencium bau tak enak. Ia mengatakan Moon Ki harus mencuci ulang itu.
Moon Ki masih dalam keadaan shock : Kau... Kau ini apa?
Yeon Hwa lalu membuat wajah seram dan menuju Moon Ki tanpa berjalan. Hiiiy. Moon Ki kaget . Yeon Hwa mendekatkan wajahnya dan berkata : Coba pikir.
Tiba-tiba Yeon Hwa sudah ada dibelakangnya: Bukankah kau melihatku sebelumnya?
Moon Ki menjawab dengan takut : Tidak juga...
Ia tiba-tiba ingat kejadian di kantor polisi. Yeon Hwa tahu dia mengingat sesuatu dan mengedipkan kedua matanya. Moon Ki bingung + ketakutan. Ia lalu berbalik dan mengambil bajunya. Ia terjatuh tapi segera bangkit, ingin kabur dari rumahnya.
Yeon hwa bertanya : Kau mau kemana?

Photobucket
Photobucket
Moon Ki takut bukan main. Ia menutup pintu ruhanya. Tangannya bergetar. Ia lalu mendengar suara Yeon Hwa lagi : Selarut ini kau mau kemana?
Bulu kuduk Moon Ki merinding. Ia melihat kebelakang dan ada sepasang kaki tergantung. hiiiyy. Moon Ki teriak. Itu kaku Yeon Hwa yang ternyata sedang duduk di atap.
Yeon Hwa hanya tersenyum melihat Moon Ki dan melambaikan tangan padanya. Moon Ki kaget dan ketakutan, ia berlari menuruni tangga mansionnya.

Photobucket
Yeon hwa tentu saja dengan mudah mengikutinya. Kali ini ia muncul di belakang Moon Ki dengan rambut terurai kedepan, Hiiiy. Ia memanggil Moon Ki : Ajusshi.
Moon Ki perlahan melihat kebelakang dan : AAAAAAAAA!!!
Yeon Hwa dan Moon Ki sama-sama berteriak. Moon Ki segera menutup mulutnya. Menarik nafas pelan. Sementara Yeon hwa memperlihatkan wajahnya, tersenyum dan melambai. Moon Ki panik dan kembali kabur.

Photobucket
Moon Ki berlari secepat yang ia bisa dan melewati dua orang bapa-bapak yang mabuk. Ia kembali dan berkata : Jangan dekati aku!
Ia berlari lagi dan terkejut, serta terjatuh. Padahal tak ada siapa-siapa. Moon Ki berlari dan berlari, disekitar 2 pria mabuk itu. Wkwkkwkw. Suer, orang-orang akan menyangka Moon Ki gila! Untung bapak-bapak itu mabuk, meskipun mereka merasa ada yg aneh. (Aku nggak tahu gimana cara menceritakannya :'( )


Besoknya, Moon Ki memeriksakan dirinya ke dokter. Tentang bagaimana ia merasa terancam dan tak nyaman. Moon Ki tak mendengarkan dokter. Ia waspada terhadap sekitarnya, takut-takut nanti Yeon hwa muncul tiba-tiba. Dokter memanggilnya, Moon Ki akhirnya sadar ia dimana. Dokter menjelaskan, karena Amnesia, Moon Ki sebaiknya mencari informasi dari teman atau keluarga. Moon Ki menghentikan dokter bicara mengenai amnesianya. Ia mengatakan ia punya masalah yang lebih serius sekarang.

Photobucket
Dokter bertanya, masalah apa? Moon Ki hendak menjawab samapi ia menyadari ada Yeon hwa disamping dokter itu, mempermainkan stetoskop milik dokter itu. HHAHAHA. Ia menyapa dan melambai pada Moon Ki. Moon Ki bingung harus bagaimana.
Moon Ki sedikit tertawa pada dirinya dan mengatakan : Aku melihat apa yang seharusnya tak kulihat.


Moon Ki naik bis dan Yeon Hwa mengikutinya dan duduk dibangku dibelakang Moon Ki. Yeon Hwa memanggil Moon Ki : Ajusshi.
Moon KI menenagkan dirinya dengan meyakinkan kalau itu adalah gejala sementara. Yeon Hwa terus memanggilnya. Moon Ki masih mencoba tenang dengan berkata dalam hati, dia akan menghilang tak lama lagi. Dia akan pergi...
Yeon Hwa masih mengganggunya dan bertanya : Kau mau kemana? Aku akan selalu bersamamu.
Kesabaran Moon Ki habis, ia menatap Yeon Hwa. Yeon Hwa : Pegang erat pegangannya, bus ini akan belok tiba-tiba.

Photobucket
Moon Ki tak percaya hal ini terjadi padanya. Ia merasa akan gila. Ia menutup telinganya dengan kedua tangannya. Moon Ki : Tidak mendengar hantu.
Yeon Hwa hanya melihatnya. Penumpang lain mulai berpegangan karena bis akan belok. Yeon Hwa kembali berkata : Kau akan menyesal.
Moon Ki meyakinkan dirinya : Abaikan saja.

Photobucket
Yeon Hwa menggeleng dan tiba-tiba bus berbelok dengan cepat. Moon Ki terkejut dan berdiri sehingga ia oleng. Para penumpang lain merasa risih. Yeon Hwa berkata makanya kubilang tadi pegang tiangnya.
Moon Ki kembali duduk dan menghadapa kebelakang, menatap Yeon Hwa : Siapa sebenarnya wanita ini?
Yeon Hwa tahu apa yang dipikirkan Moon Ki, ia melanjutkan : Apakah benar-benar hantu? Ikuti aku kalau kau memang ingin tahu. Yeon Hwa berdiri dan pergi. Moon Ki sempat ragu dan akhirnya ia menyuruh bus berhenti.

Photobucket
Moon Ki tiba disebuah pemakaman. Ia terkejut saat tahu foto siapa yang ada disana. Yapz, itu Yeon Hwa. Moon Ki dan Yeon Hwa duduk bersama di meja pelayat. Pelayan memberikan mereka makanan. Yeon Hwa komentar kenapa makanan yang disajikan di setiap pemakaman selalu sama?
Moon Ki hanya diam saja. Yeon Hwa bertanya lagi : Apa kau tidak lapar? Aku kelaparan. Moon Ki memberikan makanan miliknya. Yeon Hwa tentu saja langsung makan. Moon Ki menatap Yeon Hwa dengan heran.

Photobucket
Photobucket
Moon Ki : Siapa namamu?
Yeon Hwa : Kim Yeon Hwa.
Moon Ki : Umurmu?
Yeon Hwa : 25 tahun.
Moon Ki : Kenapa kau menemuiku?
Yeon Hwa menatap Moon Ki. Seorang wanita lalu berbicara dengan Moon Ki, wanita itu mengenalnya. Wanita : coba lihat siapa ini, meski sedang sakit dia datang. Terima kasih Moon KI. Moon Ki berkata, iya. Wanita itu tanya mengapa Moon Ki tak makan, ia lalu mengambil makanan disamping Moon Ki untuk menggantinya dengan yang baru.

Photobucket
Moon Ki heran dan memandang Yeon Hwa. Seolah tahu apa yang akan ditanyakan Moon Ki, Yeon Hwa berkata : Dia teman yang bekerja bersamaku.
2 pelayat disamping Moon Ki berbicara mengenai Yeon Hwa. Mereka mengatakan sepertinya alm ditikam dengan pisau. Sepertinya perampokan.
Moon Ki terkejut dan memandang Yeon Hwa. Suasana hatinya tak enak dan ia keluar dari sana.

Photobucket
Moon Ki masih bersama Yeon Hwa dan bertanya : Jadi ini alasanmu menemuiku? Agar aku mendengarkan keluhanmumu dan mencari pembunuhnya? Atau membalas dendam untukmu? Apa kau berharap itu dariku?
Yeon Hwa malah bermain dengan sesuatu dan sepertinya tak mendengarkan, tapi kemudian ia berkata sambil tersenyum : Bagus jika kau bisa melakukannya.
moon Ki kesal dan bertanya lagi dengan suara keras : Jika bukan itu, lalu apa alasanmu mendekatiku?????
Ia berteriak didepan keramaian, membuat dirinya jadi pusat perhatian. Karena di mata mereka Moon Ki berteriak sendirian. HHAHAHH. Orang-orang pasti menganggapnya tak waras.

Photobucket
Moon Ki menutupi wajahnya. Ia melihat kearah Yeon Hwa, tapi Yeon Hwa tak ada disana lagi. Ia merasakan ada aura aneh dibelakangnya, saat akan berbalik, hantu Yeon Hwa datang dengan wajah seramnya. KAget. Moon Ki menelan ludahnya. Yeon Hwa berkata : Pasti ada alasannya. Pasti ada alasannya kenapa orang yang sudah meninggal menemui orang yang masih hidup.
Moon Ki merasa takut dengan tatapan Yeon hwa. Ia lalu bertanya : Makanya aku tanya apa alasannya?
Dengan enteng Yeon hwa menjawab : Kenapa aku harus mengatakannya padamu? Cari saja sendiri. Itu membantu memulihkan ingatanmu.

Photobucket
Yeon Hwa lalu pergi. Moon Ki tak percaya akan hal itu, dia lalu bertanya : Mengapa aku harus mematuhimu?
Yeon Hwa : Kalau tidak kau akan hidup bersamaku selamanya.
Moon Ki terlihat taku. Sementara itu Yeon Hwa berbalik dan segera pergi dengan senyum di wajahnya. Moon Ki mengikutinya dari belakang.

Photobucket
Mereka berdua pergi ke toko ponsel. Yeon Hwa berkata : Apa pekerjaanmu dan siapa saja yang dekat denganmu, di zaman sekarang, kita mudah mengetahuinya karena itu ada dalam ponsel.
Moon Ki menutup mulutnya saat berbicara dengan Yeon Hwa : Jangan khawatir tentang itu.
Yeon Hwa : Ajusshi kau tak perlu khawatir, aku akan mengikutimu setiap saat.

Photobucket
Petugas ponsel mengatakan ponsel Moon Ki rusak parah sehingga informasi didalamnya tak bisa di ambil. Yeon Hwa mendesah, aigo.. Handphone-nya juga amnesia. Petugas memberikan solusi untuk menggunakan ponsel baru. Saat petugas itu menjelaskan, ada panggilan ke ponsel Moon Ki dari seorang pria.

Photobucket
Moon Ki sudah ada disuatu tempat. Tempat orang yang menelponnya tadi. Pria itu marah-marah karena Moon Ki mematikan ponselnya. Moon Ki sendiri masih bingung dan memandangi tulisan di dinding. Sepertinya itu adalah tempat kerja Moon Ki. Pria itu Bos-nya marah-marah karena 2 karyawannya tidak ada yang bekerja. Bos meminta Moon Ki menghubungi Jin Su.

Photobucket
Moon Ki masih kebingungan saat Bos meninggalkannya diruangan karena menjawab telpon. Moon Ki bertanya-tanya, siapa Jin Su?
Yeon Hwa sepertinya tahu dan berkata Orang ini. Ia melihat ada struktur di dinding. Yeon Hwa berkata, dia sepertinya adikmu. Moon Ki memandanginya dan sepertinya ia tak mengenali siapa Jin Su.

Photobucket
Bos masuk lagi ke dalam. Ia melihat Moon Ki masih berdiri : Sedang apa? Cepat bekerja!
Bos melemparkan pakaian pada Moon Ki.

Photobucket
Moon Ki mengendarai sepeda motornya dan Yeon hwa ada dibelakang. Yeon Hwa berdiri dan begitu menikmati angin. Ia minta Moon Ki tancap gas. Moon Ki berkata duduklah yang benar. Yeon Hwa tidak mau dan mengatakan perhatikan saja jalanmu. Yeon Hwa : Belok kiri ke jalan 821, gedung No. 3.

Photobucket
Dan ternyata Moon Ki bekerja sebagai jasa pengantar cepat. Hehehhe, di depan sebuah rumah pelanggan ia berteriak memanggil. Yeon Hwa juga disana, membantu.

Photobucket
Kemudian Ia dan Yeon Hwa meneruskan perjalanan. Seolah-olah Moon Ki emang sendiri, tapi hanya ia dan kita yang tahu ada Yeon Hwa di belakangnya. Moon Ki berhenti di dekat rel kereta. Yeon Hwa kembali berkomentar : Ajusshi seperti ini kalau di lampu merah, menggerak-gerakkan jari.
Moon Ki seolah melihat bayangannya sendiri di sampingnya. Mereka pergi ke rumah pelanggan. Yeon Hwa komentar lagi : Kau memesan menu yang sama setiap hari.
Mereka pergi ke suatu tempat lagi dan Yeon Hwa berkata : Ini adalah tempat yang sering ajusshi kunjungi.

Photobucket
Tempat itu adalah mini market. Mereka masuk ke dalam Mini market itu. Moon Ki pura-pura sedang menelpon agar ia tidak dianggap gila karena bicara sendirian. Moon Ki bertanya, Aku melakukan ini setiap hari? Apa kau mengerjaiku karena aku hilang ingatan?
Yeon Hwa : Kau pikir aku hantu kurang kerjaan?
Moon Ki : Kalau tidak ya sudah.

Photobucket
Yeon Hwa memandang Moon Ki, ia minta Moon Ki menyimpan ponselnya. Tapi Moon Ki berkata : Aku tidak ingin terlihat seperti orang gila di mata orang lain. Yeon Hwa kemudian menunjukkan minuman yang disukai Moon Ki. Sepertinya itu minuman anak-anak. Moon Ki tak percaya itu.

Photobucket
Pelayan toko datang dan menyapa Moon Ki. Sepertinya Moon Ki memang sering ke sana. Wanita itu berkata kemana saja Moon Ki selama ini? Ia membuka lemari minuman dan mengambil minuman yang ditunjukkan Yeon Hwa tadi, Kau mau ini kan? Apa kau tidak sakit minum ini setiap hari?
Wanita itu pergi. Yeon Hwa memang benar. Moon Ki hanya bengong.


Moon Ki masih kaget dan ia menunjuk pada Yeon Hwa dengan menggunakan ponselnya : Kau, bagaimana kau bisa sangat mengenalku?
Pelayan toko tadi memandanginya dengan heran. Yeon Hwa menunjuk ke sebuah tempat. Sebuah toko bunga.

Photobucket
Mereka pergi kesana. Yeon Hwa mengatakan itu adalah toko bunga tenpat ia bekerja dulu. Moon Ki bertanya : Aku sering kesini bukan?
Yeon Hwa menjawab : Tidak juga, hanya sekali seminggu.
Yeon Hwa memandang Moon Ki dan tanya lagi, Apa kau tak ingat apapun?
Moon Ki menjawab, tidak. Yeon Hwa sedikit kecewa dan kesal : Aku yakin kau tak merasakan apapun, kau bahkan tak mengenaliku.
Moon Ki : Bukannya kau bilang kau pemilik toko bunga?
Yeon Hwa memandang Moon Ki dengan tajam. Moon Ki sadar sepertinya ia salah lagi.

Photobucket
Moon Ki dan Yeon Hwa pulang dengan motor. Moon Ki mengatakan bukan salahnya kalau ia tak ingat apapun.
Yeon Hwa : Kau tidak bersalah jika kau tak mengingatnya. Tapi kau bersalah jika kau tak punya keinginan kuat.
Moon Ki berkata ia tak bermaksud begitu sambil melihat Yeon hwa membuatnya tak konsentrasi pada jalan. Yeon hwa mengingatkan ada mobil di depan. Mereka hampir bertabrakan.

Photobucket
Moon Ki menghentikan sepeda motornya dan ia sepertinya ingat sesuatu. Tempat itu adalah tempat kecelakaannya sebelumnya. Ia juga ingat bagaimana ia di tabrak. Bahkan di jalan masih ada bekas rem mobil yang menabraknya. Moon Ki berjalan disekitar situ dan bertabrakan dengan seorang pejalan kaki. Perlahan Moon Ki ingat di malam sebelum kecelakaan, ia juga bertabrakan dengan seseorang. Moon Ki ingat ia juga berlari.

Photobucket
Moon Ki terus menelusuri tempat itu, mengingat apa yang terjadi malam itu. Moon Ki sampai ke ujung sebuah jalan, ada apartemen No. 2 disana. Sekilas Moon Ki merasakan kalau ia pernah ada disana, keluar paksa dari sebuah pintu apartemen dan juga berlari menuruni tangga dengan ketakutan.

Photobucket
Photobucket
Moon Ki memutuskan pergi ke apartemen itu. Di depan apartemen ia melihat 2 polisi mengintrogasi seorang warga. Ia masuk ke dalam apartemen. Seorang pria memakai topi mengendap-endap juga di sana.

Photobucket
Photobucket
Moon Ki menaiki tangga apartemen dan di sana ada garis polisi. Tapi Moon Ki melewatinya saja. Moon Ki akhirnya berhenti di depan pintu sebuah apartemen itu dan Yeon Hwa muncul. Moon Ki bertanya tempat apa ini?
Yeon Hwa berkata kalau ia dulu tinggal disitu. Moon Ki mencoba membuka pintu. Lalu dari sana terlihat garis putih milik korban. Itu adalah lokasi tempat Yeon Hwa meninggal. Kilas kenangan kembali muncul. Moon Ki malam itu keluar ketakutan dari dalam rumah Yeon Hwa, dan ia melihat Yeon Hwa disana, berlumuran darah.

Photobucket
Moon Ki berkata kalau ia pernah disini. Moon Ki ingat bagaimana perut Yeon Hwa terus mengeluarkan darah karena tertusuk pisau.
Yeon Hwa berkata hari itu adalah ulang tahunnya.
Wow, Moon Ki berfikir ia yang membunuh Yeon Hwa. Ia sedikit lemas dan bertanya lagi, Apa sebenarnya alasanmu menemuiku? Apa yang seharusnya aku ketahui? Apa sesungguhnya yang aku lakukan disini?
Yeon Hwa : Aku rasa, ajusshi melihatku sebelum aku meninggal. Jadi, kau satu-satunya saksi mata atas kematianku.

Photobucket
Moon Ki bingung dan ia merasa pusing. Kakinya lemas hingga ia akhirnya berjongkok. Yeon Hwa berkata : Jangan terlalu terkejut soal itu, lebih tepatnya kau hanya menyaksikan kematianku. itu saja.
Moon Ki memegang kepalanya dan berkata, katakan lebih jelas soal itu.
Yeon Hwa berkata kalau ia juga tak tahu. Ia tak bisa ingat dengan jelas bagaimana situasinya. Tapi Yeon Hwa yakin ia mengingat jelas wajah Moon Ki. Karena sebelum meninggal, ia tersadar dan melihat wajah Moon Ki. Ia mengatakan kalau Moon Ki saat itu terlihat sangat terkejut.

Photobucket
Moon Ki ingat bagaimana seseorang menyekap Yeon Hwa dan menodongkan pisau pada Yeon hwa. Moon Ki berkata : Tempat ini, ada satu orang lagi disana. Orang itu kelihatannya adalah pembunuhnya. Yeon Hwa terlihat terkejut. Lalu 2 orang polisi datang dan bertanya apa yang dilakukan Moon Ki disana.

Photobucket
Moon Ki di bawa ke kantor polisi untuk di mintai keterangan. Polisi itu adalah So Hyun yang sebelumnya ia temui saat ia hilang ingatan. So Hyun menjelaskan lagi, Jadi, kau ingat beberapa hal dan menyadari kalau itu adalah TKP?
Moon Ki berkata ia kesana untuk mengantarkan sesuatu dan menjadi saksi pembunuhan.
So Hyun meminta Moon Ki menjelaskan apa yang ia lihat. Moon Ki berkata ia melihat seorang wanita tak sadarkn diri di lantai. Moon Ki lalu memandang hantu Yeon Hwa yang ada disampingnya. So Hyun berkata itu Kim Yeon Hwa, lalu apa kau melihat orang lain?
Moon Ki berkata, iya, sambil terus memandang Yeon Hwa. So Hyun heran dan bertanya lagi, kau pikir orang itu adalah pembunuhnya?
Moon Ki berkata, bisa saja, orang itu mengejarku. So Hyun bertanya apa yang dikenakan pria itu. Moon Ki tak yakin dan berkata ia tak tahu. So Hyun bertanya lagi, untuk apa Moon Ki ke rumah Yeon Hwa. Moon Ki tak ingat, ia memandang Yeon Hwa membuat So Hyun bingung lagi. Moon Ki akhirnya menjawab ia mengantarkan barang. So Hyun tak yakin dan tanya barang apa yang diantar Moon Ki. Moon Ki akhirnya menunduk dan mengatakan ia tak bisa mengingatnya. So Hyun berkata ia tak bisa menulis laporannya jika begitu dan minta moon Ki datang lagi jika sudah mengingatnya dengan jelas.

Photobucket
Photobucket
Mereka akhirnya keluar dari kantor polisi. Yeon hwa berkata : Jika kau melihat wajah pembunuhnya, bisa saja pembunuhnya akan menemuimu tuan Moon Ki. Sebaiknya kau hati-hati. Moon Ki lalu mengendarai sepeda motornya tanpa sadar ada seorang pria yang membuntutinya. Pria tadi yang ada di apartemen Yeon Hwa. Dan sepertinya ia pembunuhnya.

Photobucket
Moon Ki kini ada di kantornya. Ia melihat catatan pegawai di hari kejadian dan bertanya pada Bos-nya kenapa catatan pekerjaannya tak ada disana. Bos bertanya, masa? Bos ikut melihatnya dan baru ingat kalau hari itu Moon Ki pulang lebih awal. Moon Ki terkejut, Ia memandang Yeon Hwa dab bicara dalam hati : Jika aku pulang lebih awal, artinya aku tidak kesana untuk pengantaran barang.

Photobucket
Ia dan Yeon hwa sedang berjalan dan masih bertanya-tanya kenapa ia ada dirumah Yeon hwa saat itu. Bukannya aku tak bisa mengingat segalanya, hanya saja semuanya tidak kelihatan jelas. Yeon Hwa minta Moon Ki jangan khawatir, karena Moon Ki bukan pembunuhnya. Kau hanya saksi mata.
Moon Ki berhenti berjalan dan memandang Yeon Hwa. Apa kau tahu segalanya? Mengapa aku datang ke tempatmu? Bisakah kau jelaskan semuanya?
Yeon Hwa : Apa kau sungguh ingin tahu?
Moon Ki mengangguk. Yeon Hwa berkata : Kalau begitu aku punya permintaan.

Photobucket
Yeon Hwa tanpa berkedip berjalan ke arah Moon Ki. Moon Ki tak bisa menghindar dan ia berjalan mundur. Yeon Hwa terus berjalan lurus ke arah Moon Ki hingga Moon Ki hampir jatuh ke sungai han. Moon Ki berteriak : Ya! Apa yang sebenarnya kau lakukan?
Yeon Hwa menjawab : Ini permintaanku. Bukankah kau bilang kau ingin mengingat semuanya?
Moon Ki tak percaya ini. Ia bertanya lagi, Apa Yeon Hwa memintanya terjun ke dalam sungai?
Dengan enteng Yeon Hwa menjawab, iya. Moon Ki tersenyum tipis dan berkata : Ini tak buruk, tapi sepertinya kita harus mencari solusi lain. Tapi Yeon Hwa tak mau, ia berkata menurutnya inilah cara terbaik. Moon Ki tak tahan lagi dan berteriak sekuat tenaga : YAA!!!!

Photobucket
Moon Ki sedikit memelas dan berkata : Aku masih ingin hidup.
Yeon Hwa berkata manusia tak akan mati semudah itu. Moon Ki tak percaya ini, bagaimana Yeon hwa bisa menganggap hal semacam itu sebagai hiburan. Tapi Yeon Hwa berkata kalau Moon Ki pasti tak bisa melakukannya sendiri. Yeon Hwa mengambil ancang-ancang, Moon Ki terkejut setengah mati, tapi ia tak bisa menghentikan saat Yeon Hwa mendorongnya, ia berteriak keras. Ada seorang paman yang minum disana, melihat Moon Ki seolah menjatuhkan dirinya sendiri ke sungai. Paman itu tak mau tahu dan malah tidur.

Photobucket
Tubuh Moon Ki mengambang. Ia berteriak kalau ia tak bisa berenang. Yeon hwa santai-santai saja diatas. Ia mengatakan kalau Moon Ki bisa berenang. Moon Ki masih di dalam sungai dan bertanya bagaimana Yeon hwa bisa tahu?
Yeon Hwa berkata kalau Moon Ki pernah jatuh disana sebelumnya, persis seperti saat ini.


Moon Ki mulai tenggelam. Ia kesulitan karena masih syok di dorong ke air sehingga ia tak bisa berenang dan ia mulai merasa kalau ia akan mati. Lalu ia melihat bayangan di air. Dirinya yang tenggelam. Lalu seseorang datang menyelamatkannya. Moon Ki masih bingung, siapa itu. Ia memandang ke atas dari dalam air, lalu melihat ada bayangan seorang gadis memakai seragam di sana.


To Be Continued to Part 2...

[Klik disini untuk sinopsis part 2 -END]

Comment :
Pertama kau memutuskan 'drama ini harus ku tonton' adalah karena pemeran utama wanitanya Park Shin Hye. Namun sempat ragu karena pemeran prianya Bong Tae Gyu, hehehhehe. Tapi setelah aku menonton drama ini, aku baru mengerti alasan kenapa Bong Tae Gyu yang dipilih. Dia cocok sekali memerankan tokoh Lee Moon Ki yang kaku. Hahahah, aku selalu tertawa kalau adegan dia ketakutan karena ulah hantu Yeon Hwa. Yeon Hwa seperti katanya, ia cantik, ya dia memang hantu cantik. Jadi seseram apapun dia membuat wajah, tetap tidak menakutkan, bagiku, berbeda dengan Moon Ki, yang takut setengah mati. HAHAHHAAH.

Photobucket
Photobucket
Aku juga awalnya mengira drama ini akan mirip dengan Movie Hello Ghost, tapi sepertinya berbeda. Meski begitu tetap menarik untuk diikuti. Tujuan drama ini adalah mengungkapkan pembunuh Yeon Hwa, dan aku syok saat mengetahui akhirnya (kebiasaan kalau download movie aku selalu nonton akhirnya duluan, hhahhaha).

created by Hazuki Airin @Clover Blossoms

.
Read more >>