Episode 15
Harry sedang chatting dengan teman chat-nya dan Jung Woo mendapat pesan dan ingin menunjukkan pada Soo Yeon. Harry menyentuh ponsel itu dengan tongkat sehingga JUng Woo dan Soo Yeon jatuh ke lantai. JUnG Woo kesal dan menatap Harry, Soo Yeon melihat mereka dan memanggil nama Jung Woo. Soo Yeon melihat tangan JunG Woo berdarah dan Soo Yeon menyuruh Jung woo menunggu saat dia mengambil obat.
Harry menyuruh Jung Woo pergi meninggalkan rumahnya. JunG woo marah pada Harry. Harry menyurh Jung Woo menjauhi Soo Yeon namun JUng Woo berkata ia akan lebih dekat dengan Soo Yeon.
JunG Woo meraih kemeja HArry dan ketika Harry mendengar Soo Yeon datang, Harry sengaja menjatuhkan tongkatnya sehingga seolah ia adalah korban. Harry menyuruh Soo Yeon menyuruh JunG woo pulang, namun Soo Yeon menolaknya. Soo Yeon mengatakan kalau ia benci keduanya, Joy maupun Soo Yeon. Soo Yeon lari dan Harry mencoba menghentikannya tapi tidak bisa. JUng Woo mengikutinya dan menemukan Soo Yeon berjalan di jalanan dekat tenda makanan jajanan.
JUng woo memberikan mantelnya pada Soo Yeon dan berkata, Aku menemukanmu. JUng woo memanggilnya Soo Yeon dan Soo Yeon berkata kalau ia benci Soo Yeon dan Joy. Ia mencoba berjalan lagi dan Jung woo menghentikanya. Jung Woo berteriak pada Soo Yeon dan menyuruhnya mengatakan sesuatu. Soo Yeon mennagis. Ia berteriak pada Jung woo dan memukulnya dan memanggilnya orang jahat. JunG woo hanya menatapnya dan membiarkan Soo Yeon memukulnya. JUng Woo kemudian memeluknya dan Soo Yeon memangis dan berteriak padanya. Jung woo berkata kalua ini adalah kesalahannya dan ia adalah pria buruk. Ia menyuruh Soo Yeon berhenti menangis dan Jung Woo memeluknya.
Harry sedang duduk sendirian dan kelihatan sedang menunggu Soo YEon.
Soo Yeon dan Jung Woo pergi ke Belluz dan JUng woo menyuruh Soo Yeon kembali ke rumah ibunya tapi Soo Yeon menolak. JUnG Woo menggodanya dan berkata kalau begitu mereka harus pergi ke hotel, Soo YEon kesal dan pergi. JUng Woo mengikutinya ke kantornya dan mencoba tidur di kursi tapi ia merasa tak nyaman, Soo Yeon hanya memperhatikannya dan meninggalkannya. Soo Yeon duduk di kursi dan mendapat pesan dari Harry yang menyuruhnya kembali ke rumah.
Harry masih menunggu dengan ponsel di tangannya.
JunG Woo sedang berbaring di kursi Belluz dan melihat foto ibu Hyung Joon. Ia kemudian menelpon ibu Soo Yeon. Ia bertanya apa yang sedang ibu lakukan. Ibu mengkhawatirkan Jung Woo apalagi saat JunG Woo mengatakan kalau ia kedinginan. Sementara itu Eun Joo menguping pembicaraan mereka dari kamar lain.
JUng Woo kembali menemui Soo Yeon di kantor Soo Yeon. Ia menemukan Soo Yeon tertidur di tempat tidur di balik tirai. Ia menarik selimut menyelimuti Soo Yeon dan menemukan jepit jemuran, lalu ia menjepitkannya ke rambut Soo Yeon. Kemudian ia memperbaiki rambut Soo Yeon yang sedikit berantakan dan mengatakan ia minta maaf. Ia memegang tangan Soo Yeon dan bicara pada Soo Yeon. Ia menepuk lengan soo Yeon dan mengatakan kalau Soo Yeon adalah tipe-nya. Kemudian kita melihat Jung Woo tertidur, Soo Yeon bangun dan melihatnya lalu ia menyelimutinya. Ia juga memperbaiki perban Jung Woo. Lalu menemukna ada pin di rambutnya.
Soo Yeon mulai menggambra beberapa design saat JUng Woo tidur.
Harry masih menunggu dan duduk di sofa, menunggu Soo Yeon kembali.
Ah Reum datang ke toko, ia melihat design Soo Yeon dan melihat kakaknya tidur. Ia memeluk JunG woo dari belakang dan membuat JunG woo bangun. Ia memanggil Soo Yeon dan berfikir kalau ah Reum adalah Soo Yeon. Ia melihat kalau ternyata itu adalah ah Reum dan mendorongnya menjauh, saat itu ia melihat Soo Yeon di sana juga. Jung woo mencoba menjelaskan kalau ia dan ah Reum adalah saudara. Soo Yeon tak peduli dan berjalan kemeja, Jung Woo mengikutinya. Jung woo mencoba pergi, tapi Ah Reum bertanya padanya dimana Soo Yeon, kenapa Jung woo memanggilnya Soo Yeon. Jung woo mengatakan ia tak melakukannya dan membawa ah Reum pergi.
JUng Woo mengantar Ah Reum pulang ke rumah, tapi para pejaga tidak membiarkan JunG woo lewat. JUng woo dikantornya dan sedang menelpon, mendengar Ibu tiri Jung Woo berteriak menyuruh Jung Woo pergi. Tae Joon menyuruh JUng Woo pergi. Ibu masih berteriak dan JUng Woo yang berjalan meninggalkan melihat ada pria baju hitam disana. Jung woo mengejarnya dan mereka saling berlawanan. Ah Reum tertangkap oleh pria itu dan Jung Woo mengeluarkan pistolnya. Pria itu kabur dengan bunga kertas origami yang dibuat oleh ibu Hyung Joon yang ia curi.
Pria itu membawa bunga itu pada Harry dan Harry menyuruhnya membawa Soo Yeon kembali.
Di Belluz Soo Yeon bekerja dan mendengar suara langkah kaki, seperti Harry, tapi bukan Harry. Sementara Eun Joo berjalan ke toko. Eun Joo bertemu Joy dan bertanya bagaimana Joy tahu tentang 280 langkah dari lampu ke rumah. Kemudian ia melihat gambar Joy yang memiliki tanda tangan Soo Yeon disana. Eun Joo berkata lebih baik Joy bukan Soo Yeon, karena ayahnya meninggal Karena Soo Yeon. Eun Joo pergi dan Soo Yeon ingin menghentikannya, tapi tidak jadi.
Jung woo bicara dengan ayahnya dan menunjukkan foto keluarga mereka yang ada di lokasi pembunuhan pria itu. Ia ingin tahu apa yang dirahasiakan ayahnya untuk menangkap penjahatnya. Tae Joon memukul Jung Woo dan melemparnya keluar.
Soo Yeon ada di kantornya bermain dengan jepitannya dan ingat detektif Kim.
Jung Woo meninggalkan rumahnya dan mendapat telpon dari Soo Yeon. Soo Yeon bertanya tentang detektif Kim dan mengatakan pada Jung Woo apa yang ia ingat. Ia menyuruh Soo Yeon menunggu selagi ia membeli makanan untuk mereka. Tapi ia kemudian mendapat telpon dari detektif Joo.
seseorang terbunuh dan Jung woo pergi ke lokasi pembunuhan. Yang terbunuh adalah SN (siapa???). Tempatnya ada di lokasi dimana pemerkosa melempar tubuh Soo Yeon dulu. Jung Woo memeriksa tubuh korban sebelum dibawa pergi.
Detektif mencari sebuah file dalam kartu memori yang ditemukan di mulut korban. Team leader ingin bicara dengan JunG woo berdua, tapi Jung woo minta team leader mengatakannya disana. Bos-nya masuk ke ruangan menyuruh JunG Woo keluar dan memberikan badge-nya pada Bos-nya.
Soo Yeon di kantor dan melihat makanan di tabletnya. Ia mendapat pesan dan melihat sebuah kotak dengan USB didalamnya. Ia akan melihat apa yang ada didalam kemudian ia mendengar suara dari bawah. Saat ia turun, seseorang yaitu pria dengan pakaian serba hitam ibi mencuri ponselnya.
JunG woo berkemas dan Joo serta team leader melihatnya. Mereka tak ingin Jung woo pergi. Ia mendapat telpon dari Soo Yeon tapi ia mendengar suara-suara aneh termasuk suara ayahnya. Ia mengkhawatirkan Soo Yeon dan segera pergi.
Soo Yeon kembali ke kantornya dan melihat file tentang dirinya. Ia mendengar kalau ayah Jung woo terlibat dalam kematiannya. Ia memanggil nama Jung Woo dan memutar kembali audionya. Ia teringat kembali kenangan malam itu saat mereka diculik.
Jung woo mencoba menelpon Soo Yeon, tapi tak ada jawaban.
Soo Yeon memutar suara itu lagi dan lagi.
Harry masih menunggu kembalinya Soo Yeon. Dan kita bisa melihat kalau pria hitam itu memang Asisten muda-nya Han Tae Joon!!!!
Harry menyuruhnya membawa Lee Soo Yeon kembali, meski harus membunuhnya.
Jung Woo tiba di Belluz tapi tak menemukan Soo Yeon.
Harry masih menunggu.
Soo Yeon muncul.
Harry merangkak menuju Soo Yeon dan memeluk kakinya. Soo Yeon bertanya apa yang diketahui Harry, Harry memeluk Soo Yeon. Jung Woo tiba di rumah Harry dan melihat mereka. Harry yang memeluk Soo Yeon tapi Soo Yeon tak memeluk Harry.
-END-
Komentar :
Lagi!
apa ini?
Siapa lagi tuh yang terbunuh?
Apa ini?
Harry mencoba mendapatkan kembali Soo Yeon, apapun yang terjadi, sampai harus membuka luka lama Soo Yeon kembali, agar Soo Yeon ingat bagaimana ia terluka dan membenci Jung Woo sehingga kembali pada Harry?
Harry sungguh kejam! Kejam! Bagaimana bisa ia melakukan hal seperti itu?
Bukankah cinta yang seperti itu terlalu menyakitkan?
Atau itu bukan cinta, melainkan kebutuhan sesoerang yang bisa ia ajak bicara?
Tak tahu lah.
Tapi bagaimanapun Soo Yeon jelas tak menyukai Harry. Buktinya ia tak memeluk kembali Harry. Ini benar-benar membuat frustasi.
Dan lagi, benar kalau sekretaris Tae Joon itu adalah komplotan Harry. Pelan-pelan tapi pasti dan kejam. Begitukah karakter HArry. Ia tahu jika ia menunggu seseorang dan orang itu tak kembali, artinya orang itu meninggalkannya. Tapi ia tak ingin ditinggalkan, bahkan menyuruh bawahannya menjemput Soo Yeon meski harus membunuhnya?????
Untung Soo Yeon datang duluan ya?
Dan satu pertanyaanku, air mata itu, Harry, benarkah air mata kesedihan akan ketakutan kehilangan Soo Yeon?
Atau hanya dibuat-buat? Ia ingin menyakiti JunG Woo, makanya tak mau melepaskan Soo Yeon?
Recaps ini dibuat berdasarkan LIVE RECAPS I MISS YOU di soompi forum oleh Vegaspink^^
.





























































